Skip to main content

MAKALAH BLOG : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN


MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Dinamika Historis dan Urgensi Wawasan Nusantara Sebagai Konsepsi dan Pandangan Kolektif Bangsa Indonesia Dalam Konteks Pergaulan Dunia










Di Susun Oleh :

AL MAIDA

NIM : 310118012613

Sistem Informasi

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer
Banjarbaru
2018




Kata Pengantar

Pertama-tama kami panjatkan puja & Puji syukur atas rahmat & ridho Allah SWT, karena tanpa Rahmat & RidhoNya, kita tidak dapat menyelesaikan mekalah ini dengan baik dan selesai tepat waktu.
Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Budi Susarianto S.Sos,MAP selaku dosen pengampu kewarganegaraan yang membimbing kami dalam pengerjaan tugas makalah ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman kami yang selalu setia membantu dalam hal mengumpulkan data-data dalam pembuatan makalah ini. Dalam makalah ini kami menjelaskan tentang individu dan masyarakat.
Mungkin dalam pembuatan makalah ini terdapat kesalahan yang belum kami ketahui. Maka dari itu kami mohon saran & kritik dari teman-teman maupun dosen. Demi tercapainya makalah yang sempurna.

Banjarbaru, 21 November 2018

Penyusun









A.    PENDAHULUAN

1.      Latar Belakang


Salah satu persyaratan mutlak harus dimiliki oleh sebuah negara adalah wilayah kedaulatan, di samping rakyat dan pemerintahan yang diakui. Konsep dasar wilayah kepulauan telah diletakkan melalui Deklarasi Djuanda 13 Desember 1957.  Deklarasi tersebut memiliki nilai sangat strategis bagi bangsa Indonesia,karena telah melahirkan konsep Wawasan Nusantara yang menyatukan wilayah Indonesia.
Wawasan ialah cara pandang bangsa Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensinya yang sarwa nusantara dan penekanannya dalam mengepresikan diri sebagai bangsa Indonesia di tengah-tengah lingkungannya yang sarwa nusantara itu. Unsur-unsur dasar wawasan nusantara itu adalah:wadah,isi,dan tata laku.
Sebagai negara kepulauan dengan masyarakatnya yang  berbhineka,negara Indonesia memiliki unsur-unsur kekuatan sekaligus kelemahan. Kekuatannya terletak pada posisi dan keadaan geografi yang strategis dan kaya akan sumber daya manusia (SDM). Kelemahannya terletak pada wujud kepulauan dan keanekaragaman masyarakat yang harus disatukan dalam satu bangsa, satu negara dan satu tanah air. Dalam kehidupannya, bangsa Indonesia tidak terlepas dari pengaruh interaksi dan interelasi dengan lingkungan sekitar (regional atau internasional). Salah satu pedoman bangsa Indonesia wawasan nasional yang berpijak pada wujud wilayah nusantara disebut WAWASAN NUSANTARA. Karena hanya dengan upaya inilah bangsa dan negara Indonesia tetap eksis dan dapat melanjutkan perjuangan menuju masyarakat yang adil, makmur dan sentosa.

2.      Tujuan

Makalah ini mempunyai beberapa tujuan yaitu :

  1. Untuk mengetahui pengertian dari wawasan nusantara
  2. Untuk mengetahui  unsur-unsur dasar dari wawasan nusantara
  3. Untuk mengetahui kedudukan,fungsi dan tujuan wawasan nusantara
  4. Untuk mengetahui wawasan nasional Indonesia
  5. Untuk mengetahui hubungan wawasan nusantara sebagai  wawasan nasional Indonesia
  6. Untuk mengetahui dinamika kewilayahan Indonesia
  7. Untuk mengetahui sasaran implementasi wawasan nusantara
  8. Untuk mengetahui sosialisasi wawasan nusantara
  9. Untuk mengetahui tantangan implementasi dari wawasan nusantara
B.     PERMASALAHAN

Apa itu Dinamika Historis dan Urgensi Wawasan Nusantara Sebagai Konsepsi dan Pandangan Kolektif Bangsa Indonesia Dalam Konteks Pergaulan Dunia?
Landasan Hukum Dinamika Historis dan Urgensi Wawasan Nusantara Sebagai Konsepsi dan Pandangan Kolektif Bangsa Indonesia Dalam Konteks Pergaulan Dunia?
Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan Dipelajari Diperguruan Tinggi?






A.  PENUTUP

1.    Kesimpulan

Wawasan Nusantara menjadikan kesatuan atau keutuhan wilayah dan persatuan bangsa, selain itu wawasan nusantara menjadi pemersatu bangsa dalam beragam keanekaragaman sosialbudaya yang ada di Indonesia
Saran :
Dalam kehidupannya, bangsa Indonesia tidak terlepas dari pengaruh interaksi dan interelasi dengan lingkungan sekitar (regional atau internasional). Salah satu pedoman bangsa Indonesia wawasan nasional yang berpijak pada wujud wilayah nusantara disebut WAWASAN NUSANTARA. Karena hanya dengan upaya inilah bangsa dan negara Indonesia tetap eksis dan dapat melanjutkan perjuangan menuju masyarakat yang adil, makmur dan sentosa.


2.    Saran

Supaya terbentuknya karakter yang baik dan memiliki komitmen tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia pada Mahasiswa dan Mahasiswi, Dosen harus bisa mencerminkan sesuatu hal yang baik atau karakter tersebut supaya bisa dicontoh oleh mahasiswa itu sendiri. Dan Mahasiswa ataupun Mahasiswi bisa menerapkan apa yang ada didalam Pendidikan Kewarganegaraan dalam kehidupan bernegara dan kesehariannya.
 


     DAFTAR PUSTAKA


Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan.2016.Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan Tinggi. Jakarta

Sartini,dkk, 2002, Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan                  Tinggi,Paradigma, Yogyakarta

Santoso Budi, dkk,2005, Pendidikan Kewarganegaraan, Gramedia                  Pustaka Utama, Jakarta

Cristine, dkk, 2002, Pendidikan Kewarganegaraan Untuk                                                Perguruan Tinggi, PT Prandnya Paramita, Jakarta
Subadi Tjipto, 2010, Pendidikan Kewarganegaraan, BP-FKIP UMS,               Surakarta
Zubaidi Achmad, dkk, 2007,  Pendidikan Kewarganegaraan Untuk                  Perguruan Tinggi, Paradigma, Jokjakarta
Effendi Sutenang,12 Oktober 2010,Wawasan Nusantara, http://www.google.com
Makalah Wawasan Nusantara,12 Oktober 2010, http://www.google.com
Rachmaeh Noer Elizma, 2015. Kompasiana. Mengapa Pendidikan Kewarganegaraan Dipelajari Sampai di Perguruan Tinggi.  (http://www.kompasiana.com/rachmaehnoer/mengapa-pendidikan-kewarganegaraan-dipelajari-sampai-di-perguruan-tinggi_54f7ca71a333119a1d8b4a9f)
Markus, 2013. Latar Belakang, Tujuan, & Landasan Hukum Pendidikan Kewarganegaraan – Pengertian Bangsa & Negara serta Hak & Kewajiban Warga Negara  (https://markuskren.blogspot.co.id/2013/03/latar-belakang-tujuan-landasan-hukum.html)
1.      ^ Situmorang, Frederick (29 January 2013). "'Wawasan nusantara' vs UNCLOS". Jakarta Post. Jakarta. Diakses tanggal 30 September 2015.
2.      ^ a b Suradinata,Ermaya. (2005). Hukum Dasar Geopolitik dan Geostrategi dalam Kerangka Keutuhan NKRI.. Jakarta: Suara Bebas. Hal 12-14.
3.      ^ a b c d e f Sunardi, R.M. (2004). Pembinaan Ketahanan Bangsa dalam Rangka Memperkokoh Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jakarta:Kuaternita Adidarma. ISBN 979-98241-0-9,9789799824103.Hal 179-180.
4.      ^ a b c d Alfandi, Widoyo. (2002). Reformasi Indonesia: Bahasan dari Sudut Pandang Geografi Politik dan Geopolitik. Yogyakarta:Gadjah Mada University. ISBN 979-420-516-8, 9789794205167.
5.      ^ Hidayat, I. Mardiyono, Hidayat I.(1983). Geopolitik, Teori dan Strategi Politik dalam Hubungannya dengan Manusia, Ruang dan Sumber Daya Alam. Surabaya:Usaha Nasional.Hal 85-86.
6.      ^ a b c Sumarsono, S, et.al. (2001). Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Hal 12-17.
  

Comments